Showing posts with label Vespa 1960. Show all posts
Showing posts with label Vespa 1960. Show all posts

Vespa Congo (VGLB)


vespa-congo

Salah satu keunikan Vespa Congo adalah Vespa jenis tersebut tidak diproduksi oleh Italy melainkan oleh German. Dengan berbahan baku plat baja yang lebih keras dari pada Vespa bulat umumnya, Vespa Congo memiliki tingkat kelengkapan lebih dari pada Vespa made in Italy yang umum beredar di Indonesia (VBB1T maupun VBB2T). Vespa Congo adalah bukti penetrasi scooter produk Italy yang merambah dunia. Untuk dapat mengetahui hal ini dapat dimulai dari perkembangan Vespa di German.
























Perlu diketahui, perjalanan Vespa di Indonesia dimulai saat perang yang berkecamuk di benua Afrika dalam dekade 1960-an memberikan dampak terhadap popularitas Vespa khususnya di tanah air tercinta ini. Sebagai bagian dari kepedulian Bangsa Indonesia terhadap perdamaian dunia, maka setelah berakhirnya perang Kongo (negara ini beberapa kali berganti nama Kongo, Zaire) tanggal 31 Juli 1960 PBB mendaulat Republik Indonesia untuk mengirimkan pasukannya guna menjadi bagian dari pasukan penjaga perdamaian di Kongo. Wujud kepedulian yang tinggi atas perdamaian dimuka bumi, Indonesia mengutus pasukan terbaiknya ke Kongo dengan sandi Pasukan Garuda Indonesia melalui beberapa kali pendaratan. Setelah tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian diselesaikan, Pasukan Garuda Indonesia menerima tanda penghargaan dari pemerintah Republik Indonesia, dimana salah satunya berupa Vespa (dari beberapa sumber mengatakan bahwa dalam pemberian itu juga ada yang berbentuk uang dan beberapa peti jarum jahit). Menarik disimak bahwa penghargaan Vespa tersebut juga tidak terlepas dari tradisi dalam dunia kemiliteran. Beberapa sumber mengatakan bahwa untuk Vespa yang berwarna hijau 150 cc diberikan kepada tentara yang lebih tinggi tingkat kepangkatannya, sementara yang berwarna kuning dan biru 125 cc untuk tingkat kepangkatan yang lebih rendah. Selain itu guna melengkapi jati diri atas Vespa dimaksud juga disematkan tanda nomor prajurit yang bersangkutan, pada sisi sebelah kiri handlebar (stang) yang berbentuk oval terbuat dari bahan kuningan serta sebuah piagam penghargaan yang menyertainya. Setelah itu pada tahun-tahun tersebut ramailah Vespa dengan sebutan Vespa Kongo (VGLB) berseliweran di jalan-jalan, sebuah Vespa baru yang menambah tipe Vespa sebelumnya telah hadir. Kondisi ini ternyata juga memberikan dampak positif bagi penjualan Vespa di tanah air saat itu. Vespa Kongo yang berbentuk bulat telah memberikan konstribusi berupa iklan gratis bagi importir Vespa di Indonesia. Perkembangan ini kemudian menimbulkan semacam stigma disini bahwa Vespa yang berbentuk bulat adalah Vespa Kongo. Jadi jangan heran apabila saat ini generasi sebelum kita menyebut Vespa bulat dengan sebutan Vespa Kongo, walaupun Vespa yang dimaksud sesungguhnya adalah Vespa keluaran tahun 1962 atau Vespa keluaran tahun 1965. Setelah banyak Vespa Kongo berkeliaran di jalanan, mulailah Vespa menjadi salah satu pilihan kendaraan roda dua di Indonesia. Importir lokal turut mendukung perkembangan Vespa di tanah air. Sampai saat ini sudah puluhan varian Vespa yang mampir di Indonesia. Dari yang paling tua hingga yang paling baru ada di negeri ini. Indonesia bisa disebut sebagai surganya Vespa. Masuknya kembali Vespa ke Indonesia di awal tahun 2000-an, membuat Vespa antik makin diburu oleh kolektor lokal maupun internasional. Komunitas penggemar dan pemilik Vespa dan Piaggio pun bermunculan. Komunitas Vespa antik dan Vespa baru tumbuh di awal tahun 2000-an. Menyatukan komunitas Vespa antik dan komunitas Vespa baru di tanah air menjadi tantangan bagi SKN dan juga komunitas itu sendiri




Masuknya kembali Vespa ke Indonesia di awal tahun 2000-an, membuat Vespa antik makin diburu oleh kolektor lokal maupun internasional. Komunitas penggemar dan pemilik Vespa dan Piaggio pun bermunculan. Komunitas Vespa antik dan Vespa baru tumbuh di awal tahun 2000-an. Menyatukan komunitas Vespa antik dan komunitas Vespa baru di tanah air menjadi tantangan bagi SKN dan juga komunitas itu sendiri

Vespa 150GS dan Vespa125

Setiap mahluk hidup di dunia ini telah diciptakan secara berpasang pasangan,ada pria ada wanita,ada jantan ada betina, dan dari pilosofi itu juga sepertinya Vespa mengeluarkan sepasang Varian yang sungguh Indah yaitu Vespa 125 dan Vespa 150GS seperti yang tampak berikut ini.




Pasangan yang cukup serasi karena tidak memiliki perbedaan yang cukup mencolok, seperti kata orang tua bahwa "semakin banyak persamaan, sebuah pasangan akan semakin rukun dan harmonis".

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
coompax-digital magazine