Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Membersihkan Helm

Helm adalah peralatan pelindung terbaik saat mengendarai motor. Namun, karena sering dipakai setiap hari, helm akan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Apalagi kalau tidak pernah di rawat.

Tahukah anda apa akibatnya?

"Sebaiknya helm sesering mungkin dibersihkan, dirawat. Perlu dicuci sebulan sekali. Helm yang tidak dirawat atau di cuci akan mengakibatkan iritasi pada kulit bagian leher dan bisa membuat rambut berketombe. Akibatnya, mengendarai motor menjadi tidak konsentrasi," ujar pemilik cuci helm klinZap M. Farid Rasyidi kepada INILAH.COM, Kamis (11/2), di Jakarta.

Berikut tips singkat merawat helm motor yang benar:

Bukalah kaca penutup, khususnya jenis full face, saat helm tak digunakan. Bila dibiarkan tertutup, udara pengap dan bau bekas keringat akan terus terperangkap di dalam helm. Bau menyengat juga akan timbul bila tak tersentuh sinar matahari dalam waktu lama. Hawa panas dalam helm akan mengendap pada lapisan busa dan inilah yang menyebabkan bau tak sedap.

Biasakan menjemur helm setelah penggunaan pada perjalanan jarak jauh. Atau perawatan setidaknya dilakukan sepekan sekali, untuk penggunaan harian. Letakan helm dalam posisi terbalik dengan kaca dan seluruh bagian ventilasi terbuka. Ruang terbuka bagian bawah helm mempercepat penguapan butiran keringat dalam helm. Dan sinar ultra violet matahari mampu menetralisasi bar keringat itu.

Ketika menyimpan helm, perhatikan fungsi ventilasi agar tetap terbuka sehingga udara bersirkulasi dengan baik. Salah satu cara termudah, buka kaca dan seluruh lubang ventilasi. Bau sisa keringat akan bersirkulasi dan memiliki jalan keluar untuk menguap.

Jangan lupa menaruh wewangian seperti misalnya kapur barus, ketika helm tak digunakan. Namun, hati-hati memilih jenis pengharum untuk itu. Jika menggunakan minyak wangi, maka pilih yang mengandung kadar alkohol rendah. Bila terpaksa memakai pewangi beralkohol tinggi, usahakan saat menggunakannya dalam jumlah sedikit. Karena busa helm cepat kering dan kisut bila sering terkena alkohol.

Gunakan pewangi beralkohol tinggi secara tepat, seperti misalnya hanya menyemprotkan sedikit dalam jarak cukup jauh dari target. Lalu bila kaca helm terkena alkohol, segera bersihkan dengan tisu atau kain halus. Sebab, senyawa pewangi ternyata akan mempermudah timbulnya jamur pada kaca helm.

Poles bagian luar helm dengan pasta pengkilap secara merata. Fungsinya selain untuk menjaga ketahanan warna helm, debu juga tidak mudah menempel.

Selesai dipoles dan diharumkan, simpan helm di tempat bebas debu dan tidak mudah terkena matahari secara langsung. Namun jangan juga menaruh helm pada lingkungan lem

Cucilah helm sebulan sekali. Sudah banyak jasa cuci atau laundry helm di sekitar perumahan. Selain enak digunakan, helm bersih juga akan membantu konsentrasi penuh saat berkendara. Mencuci helm juga sangat penting jika anda suka meminjamkan atau digunakan oleh pembonceng. [Oleh : Augusta B. Sirait, Dari : INILAH.COM]

Tips merawat Motor Vespa anda


Merawat Busi
Vespa identik dengan Busi. Hal ini disebabkan Vespa adalah kendaraan roda dua yang paling sering ganti busi. Tapi apakah Vespa kita bisa dibikin tidak gonta ganti Busi ? Jawabannya bisa.

Busi yang berumur panjang (tdk gonta-ganti) tidak sulit. syaratnya adalah perawatan yang telaten dari pemakai kendaraan. Dalam bahasa montir bengkel “TIDAK ADA BUSI MATI”. Apakah benar kata-kata itu ? Dibawah ini pengalaman penelitian kecil telah membuktikan, bahwa busi motor vespa tdk perlu gonta ganti, alias berumur panjang.

Busi terdiri atas dua titik dari arus positif (+) dan arus negatif (-). Kedua titik tersebut jika dihubungkan dengan pengaturan dari platina / CDI akan menghasilkan / memercikan api. Api inilah yang akan membakar Bensin yang telah dikabutkan oleh karburator. diantara kedua titik tersebut (ditengah) akan dilapisi oleh isolator.

Busi suka dikatakan MATI dan harus diganti jika lapisan isolator tersebut ditutupi oleh kerak/jelaga hasil pembakaran di ruang Blok mesin. Kenapa ada kerak ? jawabannya adalah pada kualitas bahan bakar dan oli pelumasan yang terdapat di Vespa. ingat Vespa itu kendaraan 2 tak, jadi bensin yang dibakarnya mengandung banyak oli.

Bahan Bakar (bensin) dengan kualitas (oktan) rendah akan menyisakan banyak jelaga pada komponen-komponen pembakaran. Jika memungkinkan sebaiknya kendaraan bermotor memakai bensin oktan tinggi semisal Pertamax keluaran Pertamina atau Shell super. Demikian juga dengan oli samping, akan banyak meningggalkan kerak / jelaga jika oli samping dengan kualitas (bahan aditif) yang rendah. Dan mengingat di pasaran banyak beredar banyak merk oli samping, kepada para pemilik kendaraan scooter memiliki pemahaman bagaimana memilih oli yang baik. Jangan lupa banyak juga oli samping palsu yang beredar.

Untuk mengatasi bertumbuknya jelaga / kerak di busi (isolator) tadi bisa dilakukan dengan membersihkannya secara rutin. Bukalah busi dari cilinder cop. Bersihkan memakai kuas dengan kerosin / solar / bensin. atau bisa juga bersihkan dengan memakai sikat besi.

Kuas dan sikat tersebut hanya mampu membersihkan isolator yang kelihatan, bagaimana utk bagian dalam yang tidak kelihatan ?. Pergunakanlah 3 – 5 helai kawat baja dari tali kopling yang sudah tidak dipakai. Isi lubang isolator dengan bensin, korek terus bagian isolator busi yang telah ada keraknya, setelah dilihat kotor, tuang, lalu isi kembali dan korek beberapa kali. Jangan lupa lubang bagian isolator tsb harus dalam kondisi terendam oleh kerosin/bensin/solar, supaya kerak hasil korekan kawat bisa dikeluarkan.

Setelah bersih betul pasang kembali busi di dudukannya dlm cilinder cop. Ingat ketika busi dibersihkan HARUS dalam kondisi setelah dingin. Jangan sekali-kali mencuci busi ketika dalam kondisi panas (baru dicopot dari cilinder cop yg panas), karena itulah penyebab umur busi pendek.

Ingat cara manual diatas harus dengan kesabaran.

Cara manual ini Ada juga yang lebih cepat dalam membersihkan jelaga / kerak di lubang isolator busi. Cara cepat ini tentu saja mengandung resiko yang cukup besar, yakni dengan memakai air accu (air zuur) dan juga air raksa. Caranya dilakukan beberapa langkah seperti berikut :

1. Tuangkan beberapa tetes air accu zuur kedalam lubang isolator busi, biarkan beberapa detik, kemudian tuang
2. Setelah diras cukup membuang kerak, lakukan pencucian dengan mempergunakan sikat (Kuas) dan air sabun rinso.

Model dengan cara ini hanya beberapa detik langsung membersihkan kerak. Tapi sekali lagi jangan terlalu lama, sebab kalau lama, lapisan besi/logam yang tidak memiliki lapisan isolator akan tergerus oleh air zuur. jika lapisan tergerus maka busi akan menajdi terlalu tipis.

Resiko akibat memakai air zuur / air raksa juga ada, yakni jika uapnya terhirup hidung kita akan berbahaya. Hm ….. resiko cukup berat. Logam berat akan memasuki rongga pernafasan kita. Cara mengatasi supaya tidak terhirup adalah dengan memakai penutup hidung.

Sekedar anda tahu, jika ada orang yang menjual busi dengan tanpa baju, masih bersih, tapi harga miring, harap hati-hati, biasanya hasil praktek model begini. Hasilnya memang menakjubkan. Setelah kerak dibuang, lalu digosok dengan sikat dan rinso, maka dijamin kotoran dan lemak oli akan terbuang, Busi-pun jadi kinclong seperti keluar dari pabrik.

Selain dengan manual diatas ada cara lain utk membersihkan kerak yakni dengan memakai carburator cleaner. Tetapi jika dengan carb cleaner biasanya ada pengaruh terhadap busi, sebab ketika cairan carb cleaner di semprotkan, suhu busi menjadi terlalu dingin.

Jika busi dibersihkan secara rutin (3, 4, atau 5 hari sekali) , dan jangan menunggu hingga vespa mogok, dijamin busi tdk akan pernah mati.

Hal-hal yang menyebabkan busi mati

1. Listrik yang dihasilkan spul terlalu kecil
2. Coil terlalu lemah
3. Platina / CDI lemah
4. Rendahnya kualitas Bensin
5. Rendahnya kualitas Oli samping

Jadi biar kita bersihkan terus jika ada gangguan 1 dari kelima hal diatas, biasanya mempercepat rusaknya busi. Karena itu tetap kontrol kondisi kelimanya, atau kalau bingung periksa secara rutin oleh bengkel/montir.

JANGAN PERNAH MEMBUANG BUSI

Jika kita terpaksa mengganti busi busi jangan pernah dibuang, sebab busi yang bekas pakai dan disimpan lamaaaaaa…. kemudian dipakai lagi, biasanya pengapiannya cukup bagus.

Setelah tidak dipakai cucilah busi dengan minyak tanah dan simpanlah. besok lusa atau bahkan tahun depan sedang butuh, insya allah bisa dimanfaatkan

MERAWAT BUSI SUPAYA AWET

Jalan paling mudah memelihara busi adalah dengan memelihara atau memperbaiki kualitas bahan bakar (bensin) yang masuk ke ruang bakar (blok mesin). langkah kedua adalah memelihara kualitas karburator, sebab semakin baik karburator, semakin bagus pula kualitas pembakaran.

langkah yang lain adalah langkah cukup nyeleneh, alias tidak ada Standar Operasional Pabrik (SOP) nya dari pabrik adalah dengan merebus busi. Langkah terakhir inilah yang cukup jitu. ya paling tidak oleh para sekuteris cekak rupiah, kayak anak pelajar.

Langkah tanpa SOP pabrik ini adalah sbb :

1. kumpulkan beberapa busi bekas, atau bisa juga busi baru beli. 2. siapkan rebusan air di panci sebanyak setengah panci diatas kompor. 3. setelah mulai panas (bergolak), masukan busi kedalam panci, biarkan beberapa saat sampai air menjelang habis. Ingat jangan menambahkan air dingin, sebab suhu busi akan berubah.

Jadi cara merebusnya mirip seperti orang mau merebus ketupat. Jangan sampai air habis, dan jangan dulu angkat busi jika air mendidihnya di panci masih banyak. kalau distandarkan waktu adalah dengan merebus selama 10 menit, 15 menit, 20 menit dst.

Semakin lama merebus, maka akan semakin lama busi dipanaskan, maka kualitas busi yang dihasilkan akan semakin baik.

Akan lebih bagus jika busi baru dibeli juga diperlakukan sama. Pengalaman family-ku di Tegal. busi baru yang dipakai vespa dengan melalui proses rebus, 5 tahun ga pernah ganti busi.

Sekali lagi ingat pepatah JANGAN PERNAH MEMBUANG BUSI

MERAWAT ACCU

Accu untuk jaman sekarang menjadi benda vital untuk kendaraan bermotor, termasuk vespa. Accu perlu perawatan sebab setiap kali mesin dihidupkan, maka accu akan tersisi arus listrik.

Ketika arus listrik masuk ke accu, maka elemen dalam accu akan bereaksi. Reaksi dari accu inilah yang mengakibatkan (1) suhu air accu memanas lalu menguap, (2) kepala accu khususnya yang positif (+) akan ada penggumpalan dan biasanya menyebabkan karat.

Karena itu kontrol dan isi terus air accu, paling tidak sebulan sekali. Demikian juga kepala accu harus sering dibersihkan dengan kuas yang telah dibasahi pakai air panas.

Jika dirawat rutin accu awet dan terus bisa dipergunakan. Dan jangan dilupakan, jika scooter kita lamaa……. tidak dipakai lebih baik accu-ny dilepaskan aja. tuang / keluarkan air accu lalu simpan dalam kondisi kering dan terbalik. Maksudnya supaya lubang accu ada dibawah. Ketika hendak dipakai, lakukan pengisian air zuur dan air accu, seperti accu baru.

Perawatan tersebut diatas hanya untuk accu cair, sementara untuk accu kering tidak berlaku. Bagaimana untuk perawatan accu kering ?

Accu kering tidak perlu perawatan pemeriksaan air accu, tetapi karena dia tidakberair maka bebas perawatan. Hanya saja perlu diingat, accu kering punya musuh, yakni kepala accu tersiram air (pala + uatamanya). Jika pala + tersiram air biasanya listrik yang dihasilkan tidak maksimal. Musuh kedua accu adalah terjadinya hubungan pendek antara subu + dengan sumbu -. karena itu biasanya jika kita memakai accu kering, semua kepala accu ditutup lapisan plastik.

Sumber : VIO

MEMPERBAIKI REFLEKTOR VESPA

Reflektor adalah sebuah alat yang memantulkan cahaya, suara atau radiasi elektro-magnetis. Reflektor yang memantulkan cahaya sering disebut pula mata kucing. Sebuah reflektor yang memantulkan cahaya terdiri dari beberapa benda mirip cermin yang ditata menurut beberapa sudut tertentu.

Jangankan lampu lawas dengan umur pakai puluhan tahun, terkadang lampu keluaran tahun anyar sekalipun sering mengalami hal ini. Lampu utama (head lamp) atau lampu belakang (tail lamp) berubah fungsi menjadi redup dan tidak fokus lantaran reflektornya di dalam rumah lampu sudah berlumut atau usang.

Untuk memaksimalkan kondisi reflektor yang sudah usang dengan biaya yang relatif murah dan bahan yang mudah didapat Gue mencoba untuk mereparasi (tanpa crom) reflektor tersebut.

Adapun cara pembuatan, peralatan dah bahan yang digunakan terperinci sebagai berikut :

Peralatan :

1. Gunting
2. Mistar Besi
3. Pencil

Bahan :

1. Reflektor Lampu Listrik (down light) stainless harga bekas kisaran Rp. 10.000
2. Lem
3. Jepitan Buku


Cara pembuatan :


Siapkan reflektor yang akan di perbaiki, rapikan baian yang rusak/retak tambal dengan menggunakan Lem besi seperti gambar dibawah ini :



Gunting bagian reflektor lampu bekas sesuai dengan ukuran/cetakan yang akan dibuat seperti pada gambar dibawah ini :




Apabila ada sambungan, ukur setiap potongan sesuai dengan ukuran untuk menghasilkan garis sambungan yang rapi. Untuk membuat lekukan pakailah kain kemudian letakan pada reflektor yang akan dilapisi, tekan dengan tangan pada guntingan reflektor tersebut dan hasilnya seperti pada gambar :


Gunakan lem yang rapi dari setiap potongan diatas, reflektor siap dipasang kembali.




Semoga bermanfaat.

Salam

oniX

WIRING DIAGRAM VESPA

Wiring diagram Vespa yang Gue buat ini tidak lain adalah diambil dari sumber yang Gue dapat.

Selama ini hampir sebagain besar beranggapan bahwa wiring Vespa hanya sekadar nyala lampu dan bunyi klason saja, asal ada tegangan dan masa, dan percikan api menjadi modal utama sehingga sumber yang dihasilkan tidak maksimal seperti lampu redup, mudah putus,klason pelan bahkan tidak bunyi.

Tidak panjang lebar, mudah mudahan dapat membantu.













































Salam Maker
oniX

Tips Touring Vespa Single Rider



Sekedar berbagi tips untuk kawan-kawan penggemar touring vespa. Untuk kali ini saya ingin memberikan sedikit tips tentang touring single rider atau sendirian. Sebenarnya lebih baik jika touring bersama-sama, atau minimal 2 motor. Tapi kadang-kadang ada sebagian orang (termasuk saya) yang suka “berkelana” sendiri. Ini ada sedikit tips persiapan untuk Touring Vespa Single Rider, semoga bermanfaat :

1. Rencanakan Perjalanan Anda

Pertama kita harus merencanakan seperti tujuan, rute, rute alternatif, tempat singgah, jalur penting ( rawan macet, bencana, kejahatan atau razia :D ) . Lengkapilah semua data-data tersebut demi kelancaran perjalanan anda kelak. Jika kita ada kesulitan mendapatkan info tentang jalur / rute luar kota, coba cari contact person club-club vespa yang terdekat dengan jalur atau tujuan kita.

2. Persiapan Kendaraan

Paling sedikit 2 minggu sebelum touring sebaiknya kita servis dulu si semok biar prima di perjalanan. Biasanya ganti oli, cek karbu, cek rem, lampu dll, lebih baik menggunakan settingan standar. Sebaiknya konsultasi dengan mekanik anda, apakah ada onderdil yang sudah tidak layak pakai? Jika ada sebaiknya anda ganti terlebih dahulu, daripada terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan di perjalanan. Setelah selesai servis, coba tes untuk jarak tertentu misalnya keliling kota anda sambil momong anak. Kalo ada keluhan segera konsultasikan dan perbaiki.

3. Persiapan Fisik

Siapa bilang persiapan fisik tidak penting? Menurut saya sangat penting sekali, karena posisi kita sekarang adalah touring sendiri (hanya semok yang menemani). Olahraga kecil dapat meningkatkan kebugaran tubuh. Cobalah jogging 2 hari sekali atau ke tempat pusat kebugaran.

4. Persiapan Administrasi

Seperti mau bikin KTP aja ngurus administrasi? Maksud saya mengurus semua yg berkaitan dengan berkas-berkas, seperti surat-surat kendaraan, SIM, Peta, Contact Person Emergency, Surat Jalan (jika diperlukan), jangan lupa ya bawa duit :D .

5. Persiapan Peralatan

Sudah lazim jika vespa mau touring membawa perlengkapan yang sedikit spesial, ya semua itu demi kelancaran kita di jalan kan…. So gak apa-apa agak banyak yang dibawa.

Peralatan pribadi

Matras + Tenda

Helm, Jaket, Sepatu, Kacamata, Slayer

Pakaian ganti secukupnya

Alat makan, alat solat, alat mandi (alat masak kalo perlu :D )

Kotak P3K

Alat komunikasi (HP, kentongan)


Peralatan Kendaraan

Ban serep (wajib)

Bohlam lampu cadangan

Tali gas & kopling, busi cadangan

Tolkit (pokoknya kunci pas, tang, kunci busi dlll)

Jerigen bensin, tali tambang/webing

Portable Pump (pompa buaya kecil yang biasanya diinjek tuh…)

Bawa tuh baut-baut atau mur cadangan yang rawan terlepas

Semua peralatan tersebut tidak harus dibawa semua jika merepotkan. Sebaiknya kalo touring sih memakai box belakang, agar bisa membawa peralatan yg cukup. Jika tidak punya box, bawa saja yg emergency, kita kan lebih kenal vespa kita, so… kita yang lebh tau dia butuh apa kan.

6. Jangan Lupa Pamitan dan Berdoa

Setelah semua siap berarti kita sudah siap berangkat. Sebelum berangkat jangan lupa pamit ama anak, istri, pacara atau orang tua. InsyaAllah kita selamat sampai tujuan.

Maksud saya selamat sampai tujuan adalah selamat sampai rumah kita kembali. Perlu diingat tujuan utama kita adalah kembali kerumah dengan selamat. Jika kita atau vespa kita sudah tidak memungkinkan mencapai tujuan touring kita sebaiknya kita kembali ke rumah. Lain waktu kita masih bisa mengulanginya kan? Sebaiknya jangan terlalu memaksakan diri, menurut saya hasilnya akan kurang maksimal dan terkadang mengecewakan. (saya pernah koq :D ).

Oke Bro…. semoga bermanfaat ya…..
Dikopi dari : Indonesia Scooter
sumber : eko banana
Fhoto : Febriyeldi
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
coompax-digital magazine